Ketika Si Kecil Belajar Mandiri

Melatih kemandirian pada anak bisa mulai diterapkan sejak dini. Jika kebiasan baik ini terbawa hingga dewasa tentu banyak manfaat positif yang didapat bagi anak. Meski kadang tidak mudah untuk mulai melatih anak agar mandiri dari yang sebelumnya terbiasa dilayani atau dibantu orang-orang sekitarnya.

pada anak usia 2-5 tahun biasanya sudah memasuki tahapan untuk menunjukkan ‘otonomi diri’ atau kemandirian dalam dirinya karena anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi untuk mencoba hal baru yang dianggapnya menarik.

Tapi, bagaimana jika anak terkesan menerima saja atau tidak ada inisiatif dengan apapun yang orangtua arahkan padanya? Menurut Psikolog Anak dan Remaja Indri Savitri M.Psi., hal tersebut bisa jadi karena orangtua tidak memberi ruang pada anak untuk belajar mandiri.

Percaya Pada Kemampuan Anak

Jika anak dalam usia 2-5 tahun tidak menunjukkan kemandiriannya, patut dipertanyakan apakah selama ini anak tidak diberi ruang untuk mandiri oleh orangtuanya? Jika iya, maka kemungkinan itu benar karena permasalahan ada pada orangtua yang tidak memberi kesempatan yang sesuai atau membiarkan anak menjajal kemampuannya sendiri. Pada dasarnya sifat manusia adalah senang mencoba melakukan sesuatu yang baru apalagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan senang mencoba melakukan hal baru.

“Misalnya orangtua banyak mengritik anak, seperti jika anak memiliki pilihan sendiri pakaian apa yang ingin ia kenakan tapi orangtua justru mengritik dengan mengatakan anak lebih baik pakai pakaian yang telah dipilihkan orangtuanya.” Indri mencontohkan.

Jika hal itu terjadi, lanjut Indri, akan timbul kepribadian tidak mampu dan anak bisa jadi anak yang pasif dengan selalu mengiyakan apa yang dikatakan orangtuanya karena dalam diri anak merasa dirinya tidak mampu untuk melakukan apa yang ingin ia lakukan. Akibat anak yang cenderung patuhnya berlebihan pada orangtua ia akan menjadi anak yang tidak menunjukkan perkembangan atau tidak bisa membuat keputusan sendiri.

Seiring perkembangan zaman yang pesat orangtua saat ini memang lebih protektif dan khawatir yang berlebihan sesuatu akan terjadi jika melepas anak-anaknya, tapi sebenarnya tidak juga berarti orangtua menjadi overprotective pada anak-anaknya

Dalam melatih kemandirian pada anak menurut Indri yang penting adalah orangtua mengubah pendekatan pada anak. Semua ini bisa diawali dari rumah sebagai tempat anak usia 2-5 tahun tumbuh dan belajar dan menunjukkan inisiatif yang dimilikinya.

“Orangtua harus percaya pada anaknya dan yakin jika anaknya bisa melakukan sendiri dan bila orangtua misalnya sudah mulai melepas bisa cek secara berkala apa yang anaknya sudah bisa lakukan sendiri. Seperti jika anak sudah bisa mandi sendiri, orangtua bisa cek setiap beberapa hari sekali apakah mandinya sudah benar seperti yang diajarkan orangtuanya.” Tutup Indri.

Previous Post

No more post

You May Also Like